kata-kata kasar di sosial media
foto ladyboss

Tips Menghindari Kata-kata Kasar di Sosial Media

Setiap membaca timeline di sosial media belakangan ini, rasanya makin sering menemukan cacian, kata-kata kasar, marah-marah sampai sumpah serapah yang bawa-bawa nama seisi kebun binatang. Padahal, hewan di kebun binatang nggak pernah main sosmed, apalagi bikin postingan yang membuat kamu harus marah. Kamu yang buka sosmed karena pengen lihat kegiatan teman, eh malah ketemu nitizen yang serang-serangan sampai caci maki.

Caci maki di sosial media sebenarnya nggak kasih manfaat apa-apa kecuali menambah musuh dan bikin kamu sakit hati sendiri. Selain menyakiti orang lain, kata-kata kasar di sosial media itu bikin kamu rugi sendiri, loh. Paling nggak, gebetan yang sudah lama kamu deketin jadi malas setelah baca kata-kata kasar di akun sosial media kamu. Nah, biar kamu nggak sampe ikut-ikutan membuat posting kata-kata kasar, ada baiknya kamu coba perhatikan hal-hal di bawah ini.

Jangan bikin status kalo lagi emosi
Yang namanya emosi, sering bikin nggak sadar siapa saja. Begitu juga yang dilakukan, sering kali nggak disadari. Yang penting bisa puas menyalurkan emosi. Eh, siapa tahu apa yang kamu tulis itu malah menyakiti orang lain. Kalau sampai orang yang kamu sindir nggak terima, salah-salah kamu urusan sama polisi.

Pilih-pilih teman
Pilih-pilih teman itu penting banget biar kamu bisa dapetin manfaat dari baca timeline di sosial media. Kalau ada teman yang mulai main caci maki, nggak ada salahnya kamu ingatkan baik-baik. Kalau masih nggak mau juga, sebaiknya kamu ‘hide’ akun dia biar kamu nggak sampe baca postingannya.

Kalau nggak tahan, boleh unfollow
Kalau teman yang kamu ‘hide’ masih belum sadar juga, atau malah kirim message langsung ke kamu, nggak ada jalan lain kecuali unfollow dia. Tapi, ingat ya jangan sampe unfriend biar kamu dan dia tetap jadi teman meski sering nggak setuju sama postingan dia.

Pakai sosial media seperlunya
Hidup kamu nggak akan berhenti gara-gara akun sosial media kamu dimatikan sementara. Buka dan baca timeline di waktu tertentu aja. Misalnya, sore hari waktu senggang atau pas lagi santai. Kalau habis keluar ruang ujian dan ada soal yang bikin kamu penasaran, sebaiknya nggak usah bikin postingan dulu biar emosi dan kecewa kamu nggak kebawa-bawa.

Dengan empat langkah sederhana ini, kamu bisa melatih diri untuk selalu santun di sosial media. Emosi dan marah kamu, atau kamu nggak setuju dengan pendapat teman, nggak selamanya harus kamu tumpahkan di sosial media. Lebih baik tahan diri biar nggak sampe ikutan bikin status dengan kata-kata kasar. Oke, selamat mencoba, ya. (afs)

 

About admin

Selain publikasi, tim Gregetan juga menyediakan online & digital campaign, layanan content, content creation, content partnership, native ads dan social media consulting. Info lebih lanjut hubungi redaksi@gregetan.com