foto cnet
foto cnet

Tiga Alasan Cowok Narsis Nggak Layak Jadi Pacar

 

Pas lagi lihat pacar selfie setiap satu menit sekali, ledekan ‘ciye narsis’ pasti langsung meluncur dari mulut kamu. Emang sih, sering selfie bisa juga dimasukkan ke dalam kategori narsis. FYI, kata ‘narsis’ diambil dari nama salah satu dewa Yunani yakni Narcissus. Katanya sih, dewa yang satu ini lumayan terkenal karena kegantengannya. Saking gantengnya, dia sampai jatuh cinta sendiri sama bayangannya dan isi hidupnya cuma melihat bayangan sendiri sampai mati. Duh, sedih, ya!

Balik lagi ke topik, ternyata narsis nggak cuma tentang sering selfie doang, loh! Ternyata, walau nggak selfie tiap satu menit sekali, seseorang bisa dibilang narsis juga. Terus, apa aja sih ciri-cirinya?

Nggak didengerin
Udah berbusa-busa ngasih pendapat tentang destinasi liburan yang seru, tiba-tiba semua berubah seratus delapan puluh derajat karena dia nggak suka. Gitu juga tiap kamu kasih pendapat soal dirinya. Jangankan dilakukan, didengar aja nggak. Hati-hati, lho! Kayaknya, pacar kamu narsis nih.

Kamu terus yang minta maaf
Ribut kecil-kecilan sih bukan hal yang aneh. Justru, yang bikin aneh adalah karena pacar kamu selalu bikin kamu yang merasa salah dan akhirnya secara nggak langsung maksa untuk minta maaf. Padahal, dia juga nggak sepenuhnya benar, kok!

Nggak jelas
Karena dia cuma melihat dirinya yang penting, pas kalian lagi nonton dia langsung ngajak ganti film. Pokoknya, apa yang kalian lagi lakukan, pas dia merasa nggak nyaman langsung aja ngajak kamu keluar. Padahal, sebenarnya kamu lagi enjoy banget. Tuh, kelihatan kan mikirin diri sendirinya?

Yap, sama kayak Narcissus, teman atau pacar kamu yang narsis akan cenderung cuma merasa matahari berputar di sekelilingnya. Jadi, emang yang dia bisa lihat ya cuma dirinya. Lama-lama, malah kamu yang akhirnya harus berkorban dengan terus-terusan ngalah. Makanya, jangan mau pacaran sama mereka yang teralu narsis gitu, yuk! (cys)

 

About admin

Selain publikasi, tim Gregetan juga menyediakan online & digital campaign, layanan content, content creation, content partnership, native ads dan social media consulting. Info lebih lanjut hubungi redaksi@gregetan.com