foto pixabay
foto pixabay

Kode Ukuran Ini Sering Dipakai Dalam Pergaulan

Nongkrong bareng teman-teman bisa jadi sumber kebahagiaan sendiri selama lagi liburan. Nggak terhitung obrolan seru atau gosip-gosip ringan yang bikin tertawa. Semuanya pasti bikin liburan jadi lebih membahagiakan meski kamu nggak sempat liburan keluar kota atau jalan-jalan ke tempat wisata.

Saat ngobrol sama teman, apalagi teman dekat, kadang kamu cukup kasih kode untuk melakukan sesuatu kayak kode untuk waktu, jarak, harga atau kode ukuran yang lain. Semua kode ukuran ini sudah jadi rahasia umum buat sebagian orang. Tapi, buat sebagian yang lain kode ukuran ini masih jadi hal aneh. Nah, biar nggak penasaran, yuk cek apa aja sih kode ukuran yang biasa dipakai dalam pergaulan.

Kode jarak : berapa lagu?
Buat deskripsikan jarak, lagu kadang jadi ukuran yang paling mudah. Nggak perlu mengukur sampai dapat meter-meterannya dengan pas. Perkirakan aja, berapa lagu yang akan kamu dengarkan untuk tiba di sana. Biasanya, kode ini dipakai mereka yang suka iseng mendengarkan musik di perjalanan.

Kode ukuran : badan siapa?
Punya teman yang ukuran badannya beragam juga jadi kelebihan sendiri buat mengukur sesuatu. Misalnya, teman kamu minta bantuan buat angkat meja. Nah, pas nanya ukuran lebar mejanya, teman kamu mendeskripsikan dengan “ya, ukuran kayak badan aku, kamu, Andi, sama Lucky disatuin, lah”. Udah terbayang, kan?

Kode arah : jam berapa?
Melihat seseorang yang seolah kayak kamu kenal di suatu tempat tapi lupa namanya, kadang bikin gemes juga. Nggak perlu mikir sendirian, tinggal kasih tahu teman yang lagi bareng, biasanya terjawab. Tapi, nggak mungkin kan kalau langsung tunjuk orangnya? Buat ngasih tahu, biasanya kalian pakai kode “arah jam”. Kalau orangnya ada di depan kamu, tinggal bilang “arah jam 12-ku”. Beres, deh!

Kode waktu: sebat dulu!
Ukuran yang satu ini udah melegenda sejak dahulu kala, terutama buat yang sudah merokok. Tiap kali diajak pindah tempat nongkrong atau pulang, cukup dengan bilang “sebat dulu”, tandanya kalian nggak akan berangkat saat itu juga. Bisa 3-5 menit lagi, bisa juga dibilang “sebat lagi” setelah 3-5 menit.

Kode harga : “Nggak sampai jual….”
Ngomongin harga biasanya ada cara sendiri. Ada yang pakai tangan saat lagi belanja dan nawar bareng. Tapi, buat jelasin harga yang kamu nggak yakin banget, tinggal bilang “nggak sampai jual mobil bapakmu, lah!”. Bisa juga diganti dengan benda lain yang harganya mungkin nggak jauh beda.

Walaupun terbukti ampuh, ukuran ini memang bukan sesuatu yang pasti. Perlu pemahaman tinggi biar nggak salah kira satu sama lain. Kalau nantinya salah, salahin teman kamu aja, ya! Nah, kalau kamu dan teman, punya cara sendiri yang kayak gini nggak. (cys)

 

About admin

Selain publikasi, tim Gregetan juga menyediakan online & digital campaign, layanan content, content creation, content partnership, native ads dan social media consulting. Info lebih lanjut hubungi redaksi@gregetan.com