lebih cakep
foto dramabeans

Kenapa Dia Lebih Cakep Setelah Jadi Mantan, Ya?

Setelah lama nggak terdengar kabarnya dan saling unfollow di semua media sosial, tiba-tiba sosok mantan muncul di fitur explore di Instagram. Berhubung nggak sengaja muncul sekalian aja kamu buka profilnya. Ada yang berbeda dari pas masih pacaran, mantan kamu sekarang kelihatan lebih cakep dari biasanya.

Bukan cuma di media sosial aja, lho! Setelah nggak sengaja lihat sekilas di jalan, mantan memang kelihatan lebih keren. Perasaan menyesal karena pernah mutusin atau pengen balikan juga kadang muncul entah dari mana. Ih, sebel, deh! Kenapa sih mantan justru kelihatan lebih cakep setelah udah putus?

Fokus sama diri sendiri
Ketika pacaran, secara otomatis kamu akan mikirin seseorang selain diri sendiri. Nggak jarang, pacar udah makan atau belum lebih penting dari diri sendiri udah makan atau belum. Beda kalau udah putus apa lagi jomblo, diri sendiri adalah yang paling utama.

Di luar zona nyaman
Saat punya pacar apa lagi yang nerima apa adanya, kamu pasti merasa nyaman. Mau nggak gosok gigi atau kentut sembarangan, selama pacar masih sayang rasanya sih nggak masalah. Saat udah putus, jaga image adalah hal yang nomor satu. Soalnya, ketika jomblo, kamu harus membuka kemungkinan orang lain bisa suka sama kamu. Jadi, jangan heran kalau sekarang jadi lebih cakep

Rumput tetangga lebih hijau
Sesuatu yang nggak kita miliki kadang memang kelihatan lebih bagus. Nah, perasaan kayak gini namanya GIGS atau Grass Is Greener Syndrome. Tadinya bahagia-bahagia aja, eh, pas lihat mantan tiba-tiba kamu merasa kesendirian yang sekarang nggak lebih membahagiakan. Makanya, mantan jadi kelihatan lebih cakep, padahal ya nggak juga.

Menyesal sih boleh, tapi ngajak balikan cuma gara-gara dia kelihatan lebih cakep juga bukan pilihan. Kali aja, dia bisa cakep gini karena udah merasa bahagia setelah putus sama kamu, kan? (cys)

 

About admin

Selain publikasi, tim Gregetan juga menyediakan online & digital campaign, layanan content, content creation, content partnership, native ads dan social media consulting. Info lebih lanjut hubungi redaksi@gregetan.com