foto flickr
foto flickr

Kelewat Protektif Bikin Pacar Jadi Nggak Nyaman

Entah ada hubungannya atau enggak, setelah punya pacar banyak sikap kamu yang mendadak berubah. Dari yang awalnya cuek dengan orang lain, sekarang jadi lebih peduli dan juga perhatian. Apalagi, dengan pacar sendiri, rasanya selalu ingin melindungi alias protektif. Walaupun bagus, perasaan protektif kamu harus dikontrol baik-baik, loh. Soalnya, kalau sudah sampai kelewatan, bisa-bisa malah berubah jadi posesif!

Sebenarnya nggak ada yang salah dengan sikap protektif karena sikap ini didasari oleh rasa ingin melindungi. Khawatir, sekaligus cemas karena nggak ingin pacar mengalami sesuatu yang buruk. Tapi, kalau udah kelewatan dan berubah menjadi posesif, rasa ingin melindungi tergantikan oleh rasa memiliki yang terlalu kuat. Sampai akhirnya berubah lagi jadi perasaan takut kehilangan yang berlebihan.

Nah, perasaan takut kehilangan ini yang membuat kamu lebih sering bertanya pacar ada di mana. Pertanyaan lainnya adalah dengan siapa dan sedang berbuat apa, sampai melarangnya pergi dengan teman-temannya ke tempat yang dia suka. Alasannya, kamu nggak merasa aman kalau pacar pergi ke mana-mana tanpa kamu. Lebih baik di rumah dan nggak ke mana-mana kalau kebetulan kamu nggak bisa mengantar.

Kalau sampai begitu ceritanya, bukannya merasa aman, pacar pasti malah merasa nggak nyaman. Lama-lama, bukan nggak mungkin pacar jadi nggak betah terus berontak dan dan ujungnya kalian sering bertengkar. Nah, sayang banget kan kalau keadaannya jadi begini?

Padahal, awalnya kamu hanya berniat baik karena ingin menjaga pacar tetap aman. So, kalau nggak ingin terjadi hal seperti itu, lebih baik mulai belajar mengontrol perasaan protektif kamu, ya. Jangan sampai kelewat protektif, yang akhirnya berubah jadi posesif. Oke? (mns)

 

About admin

Selain publikasi, tim Gregetan juga menyediakan online & digital campaign, layanan content, content creation, content partnership, native ads dan social media consulting. Info lebih lanjut hubungi redaksi@gregetan.com