foto psycoshare
foto psycoshare

Kamu yang Mutusin, Eh Susah Move On Sendiri

 

Baru sebulan yang lalu kamu dengan pedenya ambil keputusan untuk putus sama dia. Sebulan yang lalu juga, dia dengan kecewa harus nerima keputusan kamu yang kayaknya udah bulat banget dan nggak bisa diganggu gugat. Sebulan kemudian, tiba-tiba perasaan kamu mulai goyah. Tiap hari ingat dia, pengen cari tahu kabarnya sampai iseng ngechat yang nggak jelas, bahkan sampai kepikiran untuk pengen balikan aja. Duh, kamu yang mutusin kok kamu yang susah move on, sih? Daripada pusing, mungkin pikiran-pikiran ini bisa bantu:

Ingat lagi kenapa kamu ambil keputusan itu
Jadi, masalah apa sih yang bikin kamu pengen putus sama dia waktu itu? Gara-gara kamu? Gara-gara sikap dia? Mungkin gara-gara hal lain? Nah, coba pikir lagi. Kira-kira kesalahan itu masih ada nggak, sih? Kalau masih, jadikan alasan untuk tetap move on dan nggak balik, yuk!

Hitung lagi kenapa kamu menyesali keputusan itu
Dia mendadak berubah jadi cakep? Mungkin sikapnya jadi berubah lebih baik? Bisa jadi, kamu baru sadar ternyata dia nggak seburuk itu? Pasti hal-hal kayak gini kan yang bikin kamu jadi nggak bisa move on? Nah, coba perhitungkan lagi kenapa kamu boleh menyesal sekarang, ya!

Lihat situasinya
Kalau udah mikir nomor satu dan dua tadi, coba lihat lagi, dia udah move on belum? Dia marah nggak sama kamu? Kalau jawabannya dia marah dan bahkan udah move on, kayaknya lebih baik kamu ikutan move on, deh. Wajar banget kalau kamu nyesal dan mikir untuk balikan. Tapi, jangan egois. Kalau dia udah jalan dari kamu dan bisa tanpa kamu, jangan maksa untuk balik dan bikin dia harus ngerasain sedih lagi.

Kalau nggak…
Kalau dia ternyata belum move on juga, berarti kamu bisa tuh deketin dia lagi dan menunjukkan betapa menyesalnya kamu ambil keputusan buat udahan sama dia kemarin. Tapi, selalu pikirkan yang terburuk, jadi jangan berharap banget, ya! Sekalinya belum move on, banyak lho orang yang nggak mau diajak balikan.

Kalau balik, kira-kira kamu bakalan ninggalin dia lagi nggak?
Ini nih yang penting. Kira-kira, setelah semua ini berakhir dan kamu dikasih kesempatan lagi, akan ada cerita putus lagi nggak, sih? Kalau iya, mending sakit sekali aja, kan?

Setiap orang berhak dapat kesempatan kedua, tapi lebih baik lagi kalau mereka nggak melewatkan kesempatan yang pertama. Setuju, nggak? Nah, kalau kesempatan kedua ternyata nggak bisa kamu dapat, coba hargai perasaannya dia, yuk! (cys)

 

About admin

Selain publikasi, tim Gregetan juga menyediakan online & digital campaign, layanan content, content creation, content partnership, native ads dan social media consulting. Info lebih lanjut hubungi redaksi@gregetan.com