Cowok menangis
foto flikcr

Ini Alasan Hujan yang Baru Turun Bikin Gampang Sakit

Di tengah musim hujan begini, kamu sering dibikin sebel gara-gara lupa bawa payung. Padahal, benda yang satu ini sudah masuk daftar wajid yang harus dibawa setiap pergi keluar rumah. Entah mau pergi ke sekolah, berangkat les, atau berangkat ke rumah teman. Walau perasaan payung sudah masuk di dalam tas, ternyata nggak begitu kenyataannya. Payung ternyata tertinggal di rumah.

Tapi, berhubung kamu sudah janji dan nggak mau disebut inkar janji, kamu tetap nekad pergi meski hujan mulai turun. Apalagi hujan yang baru turun belum begitu lebat. Hitung-hitung, kalau kamu nekad nerobos hujan, kayaknya nggak sampai basah kuyup. Paling-paling, ada beberapa bagian baju yang basah dan masih bisa kamu toleransi.

Tapi, setelah kena hujan yang baru turun, tiba-tiba badan kamu jadi nggak enak. Ternyata hujan yang baru turun memang nggak bagus buat kesehatan karena dua alasan di bawah ini.

Mengandung polusi tinggi
Hujan yang baru turun biasanya berusaha untuk melepaskan racun dan bahan-bahan berbahaya dulu dari awan. Makanya, jangan heran kalau kamu bisa sakit, ya! Polutan yang tinggi ini dapat meyerang sistem imun kamu yang sedang rendah karena cuaca yang terus berganti. Solusi yang paling utama adalah dengan mandi sebersih mungkin setelah terkena hujan yang baru turun. Setidaknya, kamu membersihkan zat berbahaya sebelum semakin menyerang.

Perbedaan suhu
Selama tinggal di Indonesia, pernah kan mengalami cuaca panas yang tiba-tiba berakhir dengan hujan deras? Nah, hujan yang baru turun ini akan membawa perubahan suhu yang mendadak buat tubuh. Apalagi, kalau kamu harus melakukan kegiatan dengan baju yang basah. Pasti akan berakhir dengan demam, kan?

So, saat hujan mendadak turun dan kamu nggak punya pilihan lain selain hujan-hujanan, pastikan hujannya sudah cukup lama turun, ya! Habis itu, jangan lupa untuk mandi dan minum yang hangat-hangat! (cys)

 

About admin

Selain publikasi, tim Gregetan juga menyediakan online & digital campaign, layanan content, content creation, content partnership, native ads dan social media consulting. Info lebih lanjut hubungi redaksi@gregetan.com