posting foto
foto freeimages

Gara-gara Posting Foto Tanpa Ijin, Begini Akibatnya

Buat kamu yang suka banget posting foto adik, kakak, orangtua, teman, dan semua yang kenal, kayaknya perlu hati-hati mulai sekarang. Jangan sampe orang yang kamu posting fotonya merasa nggak nyaman terus lapor kantor polisi. Kejadian kayak begini bukan cerita fiksi, loh. Ini bener-bener kajadian di Austria. Yang bikin kamu lebih kaget, antara yang melapor dan dilaporkan ada hubungan yang deket banget yakni anak dan orangtua.

Seorang gadis yang nggak disebutkan namanya ini merasa nggak nyaman lihat foto-foto masa kecilnya ada di akun Facebook orang tuanya. Yang bikin dia lebih kaget, jumlah foto dirinya itu nggak kira-kira banyaknya, 500 lembar foto lebih. Ada posting foto dia masih dalam kandungan pas ibunya jalanin USG. Ada posting foto yang nggak pake baju di ranjang waktu masih bayi. Ada lagi foto habis mandi dang anti popok. Maksud orang tua dia mungkin bagus ya pengen bikin perjalanan anaknya lewat posting foto di sosial media.

Tapi, niat baik orang tua itu posting foto ternyata bikin anaknya merasa malu. Mungkin karena usianya udah 18 tahun sekarang, dia merasa nggak nyaman foto area-area pribadinya tersebar di dunia maya. Apalagi, ayah dan ibunya nggak minta persetujuan dia buat posting foto itu di Facebook. “Ini bikin aku malu di depan teman-teman,” kata si anak melalui pengacaranya, Michael Rami di situs dailymail.

Cewek yang lahir di Carinthia, Austria ini makin kesel karena orangtuanya punya 700 teman di akun sosial medianya. Makanya, mereka bisa lihat langsung semua foto yang diposting sejak tahun 2009 itu. Sebagian udah kasih like dan komentar. Sebagian yang lain kasih pujian kalau anaknya memang cantik. “Aku sudah protes tapi foto itu nggak dihapus,” katanya.

Mungkin karena kesel banget, akhirnya dia gugat orangtuanya ke pengadilan. Wah, kalau sampai begini ceritanya, kamu yang suka posting foto orang lain sebaiknya lebih hati-hati, ya. (afs)

 

About admin

Selain publikasi, tim Gregetan juga menyediakan online & digital campaign, layanan content, content creation, content partnership, native ads dan social media consulting. Info lebih lanjut hubungi redaksi@gregetan.com